Faktor Tulisanmu Dapat Terdeteksi Plagiarisme

Chakpedia – Dalam menyusun karya ilmiah ataupun Skripsi tidak dapat dikatakan mudah, walaupun hasil penelitian sudah diperoleh. Namun mengolah kalimat yang dapat mudah dipahami dalam karya ilmiah bukan lah mudah.

Karena sulitnya menuliskan hasil penelitian terkadang Mahasiswa/i Maupun Dosen membutuhkan referensi. Apabila hanya menjadi sekedar dijadikan referensi kemudian ditulis ulang menggunakan bahasa sendiri sangatlah tidak dipermasalahkan.

Namun apabila karya ilmiah tersebut diambil secara mentah tanpa dikelola kalimatnya, maka hal tersebut sudah termasuk plagiarisme. Hal tersebut sudah termasuk tindak kejahatan, sehingga dapat berdampak buruk. Maka dari itu perlu dihindari.

Pentingnya Cek Plagiarisme

Cek Plagiarisme merupakan hal penting dalam proses penyusunan karya ilmia, Skripsi atau sejenisnya. Sebab dengan kita melakukan pengecekan secara berkala maka akan memperoleh manfaat sebagai berikut :

  • Menghindari tindak kejahatan, karena plagiarisme termasuk dalam tindak kejahatan.
  • Menjaga kualitas karya ilmiah yang telah disusun sehingga menjadi baik.
  • Ikut membangun reputasi perguruan tinggi maupun intansi manaun yang menjadi tempat penelitian dalam menyusun karya ilmiah, Skripsi atau sejenisnya.

Penyebab Tulisan di Cap Plagiat 

Copy Paste

Hal ini apabila tulisanmu hasil dari copy paste, maka jangan berharap tulisanmu lolos dari pengecekan plagiarisme. khususnya di turnitin. Maka dari itu usahakan hindari dari tindakan instan seperti Copy Paste.

Mengutip Sumber

Apabila anda mengutip sumber referensi terlalu panjang maka akan memperbesar plagiarisme pada tulisanmu, Walaupun kamu telah menuliskan sumber referensinya.

Tidak Mengutip Sumber

Sudah menjadi hal wajib dalam karya ilmiah, skripsi atau sejenisnya dalam mengutip pandangan orang lain, maka wajib hukumnya dicantumin sumbernya. Apabila hal tersebut tidak dilakukan maka dianggap ilegal.

Struktur Bahsa

Apabila struktur bahasamu bagus, maka kemungkinan akan banyak samanya dengan karya-karya terbaik. Karena dalam melakukan pengecekan plagiarisme mendeteksi bahasa yang serupa, bukan berarti bahasamu harus jelek intinya dalam mengelola kata harus ciamik.

Tulisan yang baik seperti apa?

Hal yang baik tingkat plagiarisme antara 5% – 15 % bukan 0%. Plagiarisme 0% merupakan karya yang sangat dipertanyakan keabsahannya.

Karena apabila tingkat plagiarismenya 0% maka tulisanmu kemungkinan besar tidak mengutip teori pendukung. Memiliki artian tulisanmu abal-abal.Kedua Apabila tulisanmu berantakan dan struktur bahasanya sangat jelek dan banyak typo.

Dalam hal ini sebenarnya tergantung masing-masing aturan lembaga namun secara umum plagiarisme diperbolehkan kisaran 5% hingga 25%.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *